PROFIL
Pusat Studi Pesantren dan Kawasan (PSPK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diresmikan pada 10 Februari 2025 di Kampus III oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Pendirian pusat studi ditujukan untuk mendukung mahasiswa dan dosen, terutama dalam penelitian dan riset.
Pusat Studi Pesantren dan Kawasan (PSPK) yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Mohammad Asrori, M.Ag. secara kronologis diinisiasi oleh dokumen tertanggal 22 Januari 2025 melalui Keputusan Rektor Nomor 170 Tahun 2025 yang menetapkan panitia Halaqah Ilmiah dan Launching Pusat Studi Pondok Pesantren dan Kawasan Tahun Anggaran 2025. Kepanitiaan ini dibentuk 7 Februari 2025 melalui Surat Tugas Nomor 222 Tahun 2025 menugaskan personel untuk pelaksanaan Halaqah Ilmiah dan launching pada 10 Februari 2025.
Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada periode tersebut, Prof. Dr. M. Zainuddin, menyampaikan bahwa pusat studi diperuntukkan bagi mahasiswa dan dosen, khususnya untuk mendukung kegiatan penelitian dan riset. Pendirian Pusat Studi Pesantren dan Kawasan (PSPK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan bagian dari pengembangan kapasitas akademik universitas dalam memperkuat kajian mengenai pesantren dan kawasan yang melingkupinya. Kehadiran pusat studi ini relevan dengan karakter pengembangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang menempatkan integrasi pendidikan tinggi, nilai-nilai Islam, dan tradisi kepesantrenan sebagai unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan.
Pada perkembangan berikutnya, Prof. Dr. H. Mohammad Asrori, M.Ag. ditugaskan kembali sebagai Kepala Pusat Studi Pesantren dan Kawasan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2025–2029. Pusat Studi Pesantren dan Kawasan ditempatkan dalam kelompok pusat di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
VISI
MISI
Menjadi pusat unggulan kajian dan pengembangan pesantren dan kawasan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, berorientasi pada transformasi sosial yang berkelanjutan, serta berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.
- Mengembangkan penelitian interdisipliner tentang pesantren dan kawasan, termasuk data, pemetaan, sejarah, dan manuskrip.
- Mendorong pengabdian dan pengembangan kapasitas pesantren dalam keberlanjutan lingkungan, ekonomi, ketahanan sosial, dan kualitas kehidupan.
- Menghubungkan pengetahuan pesantren dengan praktik sosial dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.
- Membangun kemitraan dengan pusat-pusat LP2M, fakultas, pesantren, pemerintah, komunitas, dan lembaga relevan.
- Mendokumentasikan dan menyebarluaskan praktik baik serta warisan intelektual pesantren.
TUJUAN
FUNGSI
- Menghasilkan pengetahuan yang valid dan berguna tentang pesantren serta hubungan pesantren dengan kawasan.
- Menyediakan dasar data dan analisis untuk memahami potensi, tantangan, dan kebutuhan pesantren.
- Mengembangkan program pengabdian yang sesuai kebutuhan dan disusun bersama mitra pesantren.
- Mendorong pelestarian pengetahuan, manuskrip, sejarah, dan praktik intelektual pesantren.
- Menghasilkan rekomendasi kebijakan serta memperkuat jejaring akademik dan kemitraan.
- Riset, studi kawasan, pemetaan, dan pengelolaan pengetahuan.
- Pengembangan Maliki Pesantren Metrik dan Observatorium Pesantren-Kawasan melalui kolaborasi dengan Pusat Perangkingan.
- Pelatihan, pendampingan, inkubasi gagasan, dan pengabdian bersama unit terkait.
- Kajian turats, manuskrip, sejarah, antropologi, dan tradisi intelektual pesantren.
- Penyusunan policy brief, forum konsultasi, publikasi, dan diseminasi.
- Pengembangan jejaring dan kemitraan sesuai peraturan universitas.