MIU Login

UIN Gelar FGD KKM Tematik Konvergensi, Rumuskan Roadmap Riset dan Pengabdian Masyarakat

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Negeri (UIN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “KKM Tematik Konvergensi” sebagai upaya menyinergikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat (22/09/202). Pertemuan yang dihadiri perwakilan berbagai fakultas ini membahas perumusan roadmap riset dan implementasi Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang terintegrasi dengan tridharma perguruan tinggi.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya KKM sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang wajib dilaksanakan di samping pendidikan dan penelitian, sejalan dengan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015. Regulasi tersebut mengatur standar minimal pengabdian masyarakat yang meliputi standar masukan, proses, dan luaran, sejalan dengan misi Perguruan Tinggi yang diatur dalam Peraturan No. 39 Tahun 2025.

Dalam diskusi terungkap bahwa KKM merupakan kegiatan terintegrasi yang melibatkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Pengawasan dan penilaian akan dilakukan oleh program studi bersama Unit Pengabdian Masyarakat. Saat ini, selain pelaksanaan pelaksanaan KKM Reguler, KKM Mandiri sudah berjalan di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dengan penggabungan dengan program Asistensi Mengajar dan Fakultas Kedokteran yang berfokus pada program Kesehatan Haji. Sementara itu, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Fakultas Ekonomi (FE) tengah menyiapkan keterlibatan lebih lanjut.
Setiap prodi akan digagas memiliki pokja lintas prodi dengan fasilitator khusus untuk mengoptimalkan pelaksanaan.

Berbagai perwakilan fakultas menyampaikan pandangan dan usulan seperti Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Evika Sandi Savitri, MP. menyoroti kesiapan mahasiswa. Ia menilai masih banyak mahasiswa yang belum siap terjun ke masyarakat. Ia juga mempertanyakan teknis keterlibatan mahasiswa dalam program agar memenuhi bobot 2 SKS. Selain itu, Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan menekankan perlunya branding KKM yang berdampak dan ciri khas program FITK seperti KKM AM (Asisten Mengajar). Ia juga menyinggung pembagian anggaran antara fakultas dan universitas dalam pelaksanaan program KKM. Yuniarti Hidayah Suyoso Putra, SE., M.Bus., Ak. CA., Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Ekonomi menilai KKM yang ditangani langsung oleh universitas sangat positif karena memungkinkan mahasiswa beradaptasi dengan peserta lintas prodi. Ia mengusulkan diskusi lanjutan dengan dekanat, serta menanyakan format detail pelaksanaan. Beliau juga mengusulkan program Relawan Pajak bagi mahasiswa semester 5 sebagai bentuk KKM. Eny Yulianti, M.Si selaku Kepala Pusat Halal Center menyarankan agar program dibuat opsional, sehingga memberi ruang bagi mahasiswa untuk menjalankan kegiatan yang dapat diakui sebagai KKM. Dr. dr. Ermin Rachmawati, M.Biomed (Wakil Dekan bidang Akademik FKIK) memaparkan program unggulan HIPE yang bekerja sama dengan Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Puskesmas, UPM Malaysia, dan SingHealth. Program ini mengawal kolaborasi lintas negara dan menghasilkan modul ACTIVE untuk solusi kesehatan haji, bahkan berpotensi dibawa ke Kementerian Haji dan Umrah. Perwakilan Fakultas Humaniora menambahkan program pengabdian profesi seperti pariwisata, diplomasi, lembaga bahasa, penerbitan, hingga program pengabdian luar negeri setiap tahun ke Thailand. Fakultas ini juga aktif dalam pengabdian di pondok pesantren, termasuk di Bali dan Probolinggo.

Dari berbagai masukan tersebut, FGD menyepakati pentingnya perumusan roadmap riset dan pengabdian masyarakat yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. KKM diharapkan tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menciptakan dampak nyata, memperkuat jejaring kolaborasi internasional, dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global.

Dengan melibatkan berbagai fakultas dan lintas disiplin, UIN menargetkan KKM Tematik Konvergensi menjadi model pengabdian masyarakat terintegrasi yang mampu menjawab kebutuhan zaman, sekaligus mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait